#menu li { position:static; }

15 Agustus 2008

Xubuntu 8.04

Sederhana, elegant, powerfull....ala ubuntu

Lima bulan berselang setelah lahirnya Ubuntu 8.04 Lts (Hardy heron) rasa penasaran dan cintaku terhadap linux makin menggebu. Saking menggebunya aku harus rela menguber CD installer ubuntu dan keluarganya dimana-mana. Beberapa jalan yang kutempuh diantaranya memesan paket CD installer dari Shippit-Ubuntu, sebulan dua bulan menunggu CD dambaan tak juga kunjung datang...wew, capede!

Setelah muter2 ke mall and calling2 temen akhirnya dapat juga DVD-nya komplit dalam bentuk ISO...yeah. Tanpa banyak waktu langsung kupindahkan ke dalam 3 CD, masing2 ubuntu, kubuntu dan xubuntu. Untuk kali ini aku lebih tertarik dengan dekstop Kubuntu, apalagi sekarang telah sampai pada KDE 4.0. Langsung deh kucoba!, hi..hi jadi deg2an.

Instalasi berjalan sangat mulus, dekstop nuansa biru dan icon2 baru biru makin membuat mata dan kepalaku makin muter..."wuih, cantik banget semanis adeku kalo lagi senyum...hi2".
Setelah utak-atik bentar.."Loh kok makin berat aja?", Kulihat system monitor, "oh no!, 90-100% ga mau turun lagi". Gila kalau gini terus bisa tekor juga, terbayang olehku tuk tambah memory...wew, tabunganku ga cukup neh...mamaaaaaak!

Akhirnya, KDE-ku tinggal kenangan, dengan sedikit males kumasukan CD installer Xubuntu, dekstop Xfce ala ubuntu. Memang payah punya komputer tua...hik2x.

Sabar2x...lihatlah hasil kreasi xubuntu ala capunk di bawah ini, keren juga kan!...wew. Kayaknya rencana ganti memory dipending dulu deh, nanti kalau dana dah cukup...ini juga lumayan; imut, sederhana, powerfull.

Bravo (X) ubuntu.....!

0 Komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa tambahkan komentar anda pada artikel ini

 

Tentang saya

MUCHLISIN adalah pengajar/praktisi elektronika dan komputer di kota Bengkulu. Blog Idecapung didedikasikan sebagai media sharing informasi, edukasi dan hobi.
RSS Link Twitter Link Facebook Link RSS Email

Free Page Rank Tool TopOfBlogs Computers Blogs

Chatbox

Teman Facebook

Pengikut